Skip to main content

Posts

Resep Kue Tarajjong Khas Makassar

Bentuk Kue Tarajjong Sebelum Digoreng Resep Kue Tarajjong Khas Makassar Tarajjong adalah kue tradisional khas Makassar yang terbuat dari singkong, gula merah, dan digoreng hingga renyah di luar dan lembut di dalam. Cocok sebagai camilan sore atau teman minum teh. Waktu Persiapan: 20 menit Waktu Memasak: 30 menit Porsi: 4-6 orang Komposisi Bahan:  * Bahan Utama:    * 500 gram singkong, pilih yang bagus dan tidak berulat  * Bahan Gula Merah:    * 150 gram gula merah (gula aren), sisir halus    * 100 ml air    * 1 lembar daun pandan (opsional, untuk aroma)  * Bahan Pelapis:    * 50 gram tepung terigu serbaguna    * 100 ml air (sesuaikan kekentalan)    * Sejumput garam  * Bahan Lain:    * Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng Cara Membuat:  * Siapkan Singkong:    * Kupas singkong, cuci bersih, lalu potong-potong agar lebih mudah direbus.    * Rebus sin...

Jembatan Barombong dan Mochtar Lubis

Motor saya masih terhenti karena macet menggila di Jembatan Barombong. Saya tiba-tiba merenungi perkataan Pak Mochtar Lubis tentang karakter manusia Indonesia, yang salah satunya disebutkan sebagai manusia hipokrit atau munafik.Saya masih bingung, bagaimana mungkin Pak Mochtar, seorang cendekiawan dan penulis ulung, pada tahun 1977 dengan entengnya menyebut kami ini sebagai kumpulan manusia munafik? Bagaimana mungkin Pak Mochtar bisa mengabaikan data-data survei dunia yang selalu menempatkan Indonesia di urutan teratas sebagai bangsa yang ramah dan dermawan? Atau mungkin Pak Mochtar punya dendam pribadi terhadap masyarakat Indonesia? Tapi, bukankah beliau juga orang Indonesia? Renungan saya kemudian menguap. Macet di Jembatan Barombong pun belum juga terurai. Sudah tiga puluh menit saya menggerutu dalam hati sambil memikirkan kembali perkataan Pak Mochtar Lubis. Sampai saya tersadar bahwa kemacetan di depan ini adalah kemacetan yang hipokrit. Bagaimana mungkin saya sudah merasakan kema...

KIM PLUS PANGKAT DUA DI TAKALAR

Saling sikut elit di Senayan anginnya tak sampai ke Takalar, cuma aromanya saja yang samar tercium. KIM Plus dan PDIP akur menyokong salah satu tokoh pendatang baru di belantika perpolitikan di "Butta Panrannuang". Maka lahirlah koalisi KIM Plus Pangkat 2. Awalnya kotak kosong juga membayangi tetapi keputusan terbaru Mahkamah Konstitusi membuka harapan kepada calon lain untuk bertarung. Berdasarkan keputusan MK, syarat untuk maju menjadi calon Bupati di Pilkada Takalar setidaknya harus mendapatkan minimal 10% suara hasil Pilcaleg 2024. Tokoh-tokoh seperti Syamsari Kitta yang berstatus sebagai petahana sekaligus ketua Partai Gelora Sulsel. Dan Hengki Yasin, senior PKB Sulsel, kembali memiliki peluang untuk bertarung. Partai Gelora memiliki sekitar 7% total suara di pemilihan legislatif di Takalar tahun ini. Syamsari Kitta harus menggoda partai lain bergabung ke Gelora untuk mencapai 10% suara minimal. Namun sampai sekarang partai lain belum juga tertarik merapat ke Gelora, Sya...

Menu Yang Sama

Penjual Daging Ayam di Bontopajja Waktu seperti berhenti di tempat jagal ayam potong. Bunyi pisau menyayat setiap bagian danging dan tulang ayam, menghadirkan irama yang perlahan menyadarkankanku, Ramadan akan segera beranjak pergi. Semacam ritual tahunan menjelang hari raya idul Fitri. Tahun ini giliranku mencari bahan opor ayam. Pukul sebelas lebih sedikit, saya memilih datang lebih awal saat antriannya belum ramai. Belajar dari tahun-tahun sebelumnya waktu sore menjadi saat yang tidak saya sarankan datang ke tempat jagal ini. Menu opor telah menjelma sebagai rasa yang mewakili kepergian bulan ramadan. Karinya seperti ucapan "see you goodbye". Aroma kelapa dan santannya menjadi pelatuk momen perpisahan. Besok tak sama lagi walau menu yang hadir mungkin sama. Kehangatan bulan kesembilan dalam penanggalan hijriah ini memang tak ada tandingannya. Dahaga dan lapar adalah bumbu dari perjuangan sebulan lamanya. Entah dari mana tetapi magis bulan ramadan selalu sama dan akan tetap...

Dewi 271 Triliun

Keributan sengketa pemilu ternyata mendapat saingan. Saingannya tidak main-main efek getarannya. Selain karena jumlahnya yang besar, keterlibatan keluarga selebriti semakin menambah besar skala ricter-nya. Persekongkolan jahat Harvey Moeis - suami Sandra Dewi, bersama komplotannya di persoalan tambang timah Bangka Belitung ditaksir merugikan negara 271 triliun. 24% pemilih Anies Baswedan marah bukan kepalang. 58% pendukung Prabowo juga ikut-ikutan marah. Semua marah, pun dengan Dewi Sandra yang menjadi objek salah sasaran netizen. Ternyata masyarakat masih banyak yang tidak bisa membedakan Dewi Sandra dengan Sandra Dewi. Sandra Dewi yang cantik itu bukan hanya marah, saya yakin beliau juga kecewa. Suami yang ia banggakan dan harapkan ternyata berbuat pidana. Nafkah yang selama ini ia makan dan kemewahan yang ia tampilkan di media ternyata sebagiannya hasil korupsi. Uang 271 triliun rupiah itu sangat banyak, bahkan jika dilihat dari kacamata Elon Musk dan Bill Gate jumlah itu masih sang...

Sandra Yang Kukenal

Sandra Dewi Hubungan saya dengan wanita kelahiran Pangkalpinang, Bangka Belitung itu tidak sedekat dulu. Perbedaan keyakinan dan kesibukan masing-masing membuat kami jarang memiliki waktu untuk bertemu. Ketika Sandra Dewi memutuskan pindah ke Jakarta pada tahun 2001 untuk melanjutkan kuliahnya, saya tetap tetap tinggal di kampung saya di Galesong dan melanjutkan sekolah di bangku kelas 6 Sekolah Dasar. Kecantikannya membuat wanita penggemar Disney ini banyak dilirik oleh produser dunia hiburan di Jakarta. Awalnya hanya ikut kontes kecantikan, ia menang. Setelahnya, karirnya terus menanjak. Sandra, begitu saya sering memanggilnya dulu, ini terlibat di beberapa proyek film layar lebar yang membuat namanya semakin tenar. Ia kemudian mencoba peruntungan di dunia tarik suara, kurang sukses, tapi namanya sudah terlanjur tenar. Karena tuntutan profesi dan cicilan yang masih banyak, Sandra kemudian menjadi presenter sebuah acara musik di stasiun TV swasta di Jakarta. Acara ini berlangsung cuku...

Berebut Kursi di Takalar

27 November 2024 itu masih delapan bulan lagi, tetapi prosesnya sudah akan dimulai bulan april depan. Ada 545 daerah yang akan melaksanakan pemilihan kepala daerah, ada 37 pemilihan Gubernur, dan 93 kota, serta 415 untuk kabupaten termasuk Kabupaten Takalar. Di Takalar Bupatinya dijabat oleh Pelaksana Tugas. PLT Bupati Takalar sudah lebih dari setahun tinggal di Kalabbirang, Pattalasang, di rumah jabatan yang beru direnovasi itu. Dan masih akan dijabat oleh PLT Bupati hingga setahun lagi sampai hadirnya bupati hasil pilkada. PLT Bupati bisa merasakan kursi itu hampir setengah masa jabatan bupati resmi. Banyak yang bisa dilakukan dan lebih dari cukup untuk bisa dikenal namanya. Kurang dari setahun, beberapa tokoh masyarakat di Takalar yang merasa diri mampu sudah mulai tancap gas. Bahkan sudah ada yang memanaskan mesinnya sejak jauh hari, sejak dua tahun lalu. Sudah ada beberapa figur yang terang-terangan memasang baliho dan menyatakan sikap siap ikut berpartisipasi sebagai bakal calon ...

Bintang Ramadan

Pisang Ijo menjelma menjadi sosok takjil yang begitu istimewa di tiap ramadan. Rasa dan aromanya, warna dan kenikmatan yang tunduk dalam kuasa sebuah Pisang Ijo menjadikannya sosok makanan yg memiliki tempat Istimewa bagi anak kampung sepertiku. Rasanya yang khas dan aromanya yang menggoda, membuat Pisang Ijo menjadi primadona. Warna hijau adonan dan kuning pisang di dalamnya, serta merah merona sirup DHT-nya merupakan perwakilan dari kesegaran dan kebahagiaan. 25 tahun lalu ketika kampung kami masih merupakan kampung dalam artian sebenarnya. Ketika panganan modern yang resepnya menjamur di jagat maya belum hadir. Pisang Ijo selalu menempati posisi istimewa di daftar menu berbuka keluarga di kampung. Penjual pisang Ijo musiman juga bertambah seiring meningkatnya permintaan pasar. Mereka Yang tadinya hanya menjual Kue Putu, kini beralih jadi penjual Pisang Ijo. Sepupu jauh saya yang sebelas bulan lamanya berjualan Ubi Goreng, penggorengannya dia gantung dan beralih menjual pisang Ijo. P...

Ramadan Kenangan

Bulan Ramadan, bukan sekadar bulan dibukanya pintu-pintu ampunan di langit, tapi juga bulan yang membuka banyak kotak kisah yang tertinggal di labirin-labirin waktu. Bagi saya dan tentunya banyak umat Muslim di dunia, Ramadan adalah gerbang memori yang mengantarkan kita pada nostalgia masa lampau. Kenangan yang terukir, tawa dan canda yang mewarnai, hingga pilu yang membekas. Bagi mereka yang beranjak remaja, Ramadan membawanya kembali ke masa kanak-kanak di kampung halaman. Kenangan tentang ngabuburit bersama teman, bermain petasan, atau sekedar berebut takjil di masjid. Bagi dia yang beranjak dewasa, memori tentang bulan Ramadan adalah momen reuni dengan sahabat karib. Mengaji bersama, tarawih berjamaah. Kenangan tentang persahabatan dan kebersamaan yang sulit terganti. Bagi mereka yang menua, Ramadan menghadirkan kenangan tentang keluarga. Tentang suasana rumah, Tentang sosok orang terkasih yang pergi mendahului. Anak-anak yang tumbuh dewasa, dan kebersamaan di meja makan saat sahur...

Ridwan Sau dan Gen Z

Ridwan Sau Ridwan Sau seperti mendapatkan angin keduanya di era sosial media ini. Pelantung lagu daerah berbahasa Makassar yang tenar di awal era 2000-an kini kembali sibuk mengisi panggung-panggung di sekitaran Sulawesi. Lagunya yang akrab di teliga remaja 90-an ke bawah ini juga ternyata bisa sangat diterima oleh generasi-Z. Fenomena Ridwan Sau, menjadi bukti bahwa lagu-lagu pop daerah tak lekang oleh waktu. Di era digital ini, di mana musik modern dan internasional mendominasi, lagu-lagu lawas seperti yang dipopulerkan oleh Ridwan Sau kembali digemari oleh generasi muda, khususnya Gen Z. Media sosial, seperti TikTok dan YouTube, menjadi platform utama yang mempopulerkan kembali lagu-lagu pop daerah. Gen Z, yang dikenal aktif di media sosial, terpapar dengan konten-konten kreatif yang menggunakan lagu-lagu tersebut. Data menunjukkan bahwa 85% Gen Z di Indonesia menggunakan TikTok [Sumber: Katadata]. Platform ini telah melahirkan tren baru, seperti "dance challenge" dan ...

Ancaman Tersembunyi bagi Demokrasi Indonesia

Pesta Demokrasi 2024 telah usai dan saya jatuh pada sebuah kesadaran bahwa Indonesia dihadapkan pada sebuah bom waktu yang mengancam masa depannya: stunting, literasi rendah, dan politik uang. Ketiga fenomena ini saling terkait dan berpotensi melahirkan krisis kepemimpinan dan memperlemah demokrasi. Stunting, di mana anak-anak mengalami kekurangan gizi kronis dan terhambat pertumbuhannya, memiliki dampak serius pada perkembangan otak. Hal ini dapat menyebabkan penurunan kemampuan belajar, memori, dan konsentrasi, yang pada akhirnya mempengaruhi tingkat literasi. Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022 menunjukkan bahwa 24,4% anak balita di Indonesia mengalami stunting. Angka ini masih jauh di atas target nasional 14% yang ingin dicapai pada tahun 2024. Rendahnya tingkat literasi menghambat masyarakat untuk mengakses informasi, berpikir kritis, dan berpartisipasi aktif dalam demokrasi. Survei BPS tahun 2021 menunjukkan bahwa Indeks Literasi Masyarakat Indonesia baru mencapai 59,33,...

Dilema Lahan Pertanian di Galesong Utara

Galesong Utara, sebuah kecamatan di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, yang dulunya terkenal dengan hamparan sawah hijau yang luas, kini mulai berubah wajah. Seiring pesatnya pertumbuhan penduduk dan perkembangan ekonomi, sawah-sawah itu perlahan tergantikan oleh deretan perumahan baru. Sebagai warga yang tinggal di Galesong Utara, saya merasakan langsung perubahan ini. Dulu, setiap pagi saya disuguhi pemandangan indah sawah yang menguning dan suara gemericik air dari irigasi. Kini, pemandangan itu semakin tergantikan oleh tembok-tembok beton dan atap-atap rumah yang menjulang tinggi. Alih fungsi lahan pertanian menjadi perumahan memang menjadi isu yang hangat diperbincangkan di Galesong Utara. Di satu sisi, kami sebagai masyarakat menyambut baik perkembangan ekonomi dan kebutuhan akan hunian yang semakin meningkat. Di sisi lain, kami juga merasakan kekhawatiran akan berkurangnya lahan pertanian dan dampaknya terhadap ketahanan pangan di masa depan. Beberapa faktor yang mendorong ali...

Nutrsi Pernikahan

Bagi banyak orang, arti sebuah foto begitu penting. Foto bisa memberikan banyak informasi tentang suatu peristiwa. Sebuah foto bisa menghentikan waktu, mengabadikan kenangan. Zaman berganti, budaya baru bermunculan. Budaya foto muncul menjadi bagian penting dari peradaban umat manusia saat ini. Selain bisa mengabadikan momen istimewa, arti sebuah foto bergeser lebih jauh lagi. Manusia modern digempur begitu banyak jenis media sosial. Bentuk media baru itu menuntut eksistensi manusia di dalam dunia maya dalam bentuk foto dan sejenisnya. Banyak yang cuek, tetapi lebih banyak lagi yang menjadikan eksis di media sosial sebagai sebuah kebutuhan pokok, layaknya sembako, termasuk aku. Foto sepasang calon pengantin yang jamak kita kenal dengan istilah 'foto pra-wedding' tentunya menjadi partikel kecil yang menyusun budaya baru ber-foto itu. Tidak sedikit yang kontra dengan kebiasaan baru itu, tetapi peminatnya tak pernah surut. Hadirnya sebuah budaya baru tentu membawa dampak baik dan ...

Rammang-rammang Is a Hidden Paradise

Rammang-rammang adalah sebuah surgawi tersembunyi di tengah keindahan alam Sulawesi Selatan, Indonesia. Terletak di kabupaten Maros, destinasi ini menawarkan pesona luar biasa yang tak tertandingi. Tebing-tebing karst yang spektakuler menjadi daya tarik utama kawasan ini. Bentukan geologi yang menakjubkan ini terbentuk jutaan tahun lalu dari batuan kapur yang menghadirkan pemandangan yang luar biasa. Perpaduan tebing karst yang menjulang tinggi dan ditumbuhi tumbuhan mempesona, menjadikan Rammang-rammang sebagai surga bagi para pecinta fotografi. Para wisatawan berlomba-lomba untuk berfoto dengan latar belakang tebing karst yang hijau, dipadukan dengan sawah dan rumah tradisional masyarakat setempat. Keindahan alami dan kesederhanaan budaya lokal menyatu dalam harmoni, memberikan pengalaman tak terlupakan bagi setiap pengunjung. Jalanan setapak yang dibuat dengan kayu papan dan struktur beton menghiasi sekitar persawahan, memungkinkan para pengunjung untuk menjelajahi lebih dekat kehid...

Berkunjung Ke Tongke-tongke Sinjai | Tongke-Tongke Mangrove Forest

Hutan mangrove Tongke-Tongke, yang terletak di Desa Tongke-Tongke, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, merupakan salah satu destinasi wisata penting di daerah tersebut. Kawasan ini telah ditetapkan sebagai desa wisata oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, yang semakin meningkatkan popularitasnya sebagai tujuan wisata yang menarik. Dengan lokasinya yang hanya sekitar 5 km dari pusat kota Sinjai, hutan mangrove Tongke-Tongke seluas 173,5 hektar ini telah menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal dan luar daerah, terutama pada hari libur. Keindahan alamnya semakin meningkat dengan adanya pembangunan dan penataan yang baik, termasuk jalanan tracking yang kokoh, bangunan bungalow, dan menara pantau setinggi sekitar 10 meter. Kawasan ini telah dilengkapi dengan pos pelayanan tiket, dengan harga masuk tiket yang terjangkau, yaitu Rp10 ribu untuk dewasa dan Rp5 ribu untuk anak-anak. Saat berkunjung ke Tongke-Tongke, para pengunjung dapat me...

Nayib Bitcoin

Nayib Bukele menarik perhatian dunia terutama di bidang keuangan. Bukan main keberaniannya, pada juli 2021 yang lalu ia mengumumkan bahwa Bitcoin menjadi alat pembayaran yang sah di negaranya. Menjadikan El Salvador sebagai negara pertama yang melakukan itu dan masih menjadi negara satu-satunya hingga saat ini. Nayib Bukele yang keturunan Arab Palestina itu menduduki jabatan Presiden El Salvador sejak tahun 2019 memang terkenal sebagai sosok nyentrik, anti kemapanan dan sangat tertarik dalam semua hal yang berhubungan dengan teknologi, tidak terkecuali Bitcoin itu. Baginya teknologi Bitcoin adalah senjata yang ampuh untuk melawan kemapanan, impriealisme, dan Wall Street, hal itu ia ungkapan melalui akun twitternya. Nayib paham betul kekuatan dan potensi dari Bitcoin sebagai alat tukar masa depan. Sifat Bitcoin yang tidak terpusat dan tak bisa diatur-atur oleh satu dua orang seperti halnya dollar Amerika, menjadi semacam gambaran dari jati diri seorang Nayib Bukele yang tidak mau didikt...

Catatan Akhir Tahun

Mengidentifikasi satu putaran penuh bumi mengelilingi matahari selama 365 hari ditambah seperempat hari. Kami di bumi menyebut itu setahun. Malam ini kita berada di sebuah titik yang sama di galaksi pada 365 hari yang lalu. Mungkin tidak benar-benar sama, tergantung dari sudut pandang mana kita melihatnya. Tentunya banyak hal yang berubah dan tak sedikit yang tetap sama. 365 hari bukan waktu yang singkat, ada banyak peluang kita berbuat salah, ada banyak pula kesempatan memperbaiki. Ada banyak hal yang mengundang duka, ada ribuan alasan untuk kita tetap bahagia. Harapan yang melesat, cita-cita yang tak pernah dituliskan. Kejutan yang datang di saat semuanya terlihat mustahil. Kembali melihat ke belakang, semua terlihat seperti sesuatu yang saling terkait atau kita sengaja mengait-ngaitkan. 2022 mungkin bersahabat bagiku tapi tidak bagimu atau mungkin sebaliknya. Kita berada di lorong waktu yang sama di tempat yang beda. Cara pandang, tindak tanduk dan segala pengalaman memb...

Badai Harga Diri

Saya tak perlu menjelaskan bagaimana kondisi langit Sulawesi Selatan kemarin, orang-orang di sana tentunya sudah tahu itu. Pun video-video yang beredar bagaimana air hujan, angin, dan gelombang laut menyapa dengan cara tak biasa, bisa menjelaskan kondisi langit kemarin itu. Saya sudah berada di kursi 24F Citylink tujuan Jakarta ketika kepala badai memasuki Sulawesi. Bahkan sehari sebelumnya ia sudah mengamuk di beberapa daerah. Di Galesong, kampungku, sudah banyak genangan. Di pantainya, gelombang menyapu banyak rumah dan menenggelamkan perahu-perhau nelayan. Entah apa di pikiran kapten pilot Citylink pagi kemarin itu. Ia tetap memutuskan terbang. Satu menit pertama setelah pesawat take off, suasana kabin masih normal. Kulihat ujung-ujung sayap pesawat damai bak menari menembus awan-awan. Namun beberapa menit berikutnya adalah ketegangan. Pesawat seketika telah berada di tengah awan tebal nan berat. Di atas selat Makassar ia diguncang kiri kanan, ke atas dan ke bawah. Kesegenap penjuru...

Raja Kecil di Desa

Beberapa hari yang lalu, di kabupaten Takalar, ada 49 desa yang melaksanakan Pilkades. Seharusnya 51 desa, ada 2 desa yang batal melaksanakan, penyebabnya sama, panitia pemilihan level desanya khilaf. Sengaja khilaf, atau entahlah. Di kabupaten Takalar ada 100 desa dan kelurahan, desanya ada 70-an lebih. Lebihnya saya sudah lupa. 49 desa itu telah lama menunggu, selama hampir dua tahun kepala desanya dijabat oleh "Pejabat Sementara" bentukan pemerintah kabupaten. Sejatinya Pilkades serentak di kabupaten Takalar dilaksanakan 2020 lalu. Pandemi virus datang, semua rencana amburadul. Dana difokuskan ke penanganan kesehatan masyarakat. Bukan hanya dana, faktor pembatasan kegiatan masyarakat juga jadi alasan. 17 November 2021, hari Rabu, sebagian besar warga Takalar melaksanakan pesta. Pesta demokrasi, demokrasi yang bernilai mahal. Banyak yang mesti dibayarkan, banyak uang yang digelontorkan. Seperti menjadi pengaturan dasar masyarakat kita, pesta demokrasi kental dengan nuansa p...

Kado Vaksin

Menjelang ulang tahun kedua Kopit-19, bulan desember depan. Dan ulang tahun pernikahan kami yang ke-6, hari ini, 25 Desember, Saya dan istri memutuskan untuk bergabung dengan 3.3 milyar lebih penduduk bumi yang telah menerima vaksin kopit-19, sesuai rilis data vaksin oktober lalu. Kupejamkan mata, saya mencoba menikmati setiap milimiter jarum suntik yang ditancapkan pada lapisan ototku. Kurelakan lengan kiri ini disakiti demi status sebagai penduduk dunia yang taat kepada tatanan global, taat kepada negara, dan tentutanya taat kepada industri farmasi dunia. 0,5ml Oxford AstraZeneca perlahan menjalar ke dalam setiap elemen sel-sel tubuhku. Ada rasa nyeri di lengan, dan sedikit gatal, serta lebih banyak keceriaan.  Vaksin AstraZeneca, meskipun kemanjurannya tak sehebat Pfizer, namun ada semangat nasionalisme yang mendorongku untuk menunggu vaksin buatan ahli-ahli di Universitas Oxford itu. Ada sedikit campur tangan ilmuwan Indonesia di dalamnya. Carina Joe, wanita muda asal Indonesia...