Skip to main content

Posts

Berhijra

"Jika ingin berubah maka berhijralah (berpinda)" Inilah filosofi nabi yang telah beliau sampaikan ribuan tahun lalu. Dalam istilah gaul untuk mendapatkan yang namanya kebehagian maka kita mesti move on. Hasratku untuk membentuk usaha atau bentuk usaha sendiri terasa menguak bagai dorongan magma dari dalam perut bumi ketika justru saya di tanah rantau.

Gold and Copper Part II

Udah lama juga ngak nampilin tulisan-tulisan okkotsku, sorry brother and sohib-sohib semua gue lagi sibuk dengan tugas akhir dan acara magangnya di Papua. Alkisah pada suatu waktu aku mendapatkan kesempatan untuk magang di PTFI (Freeport Indonesia). Di sini aku mendapatkan pengalaman yang amat luar biasa, bisa menikmati sensasi menjadi penambang dan menjadi bagian dari perusahaan tambang emas terbesar di dunia. Menikmati suasana alam Papua yang begitu primitif dan menantang. Selama aku magang di PTFI aku diberi tempat tinggal yang begitu istimewa, aku tinggal tepat di kaki punjak Jayawijya, tepatnya di Portaken GBT Eksploration PTFI, tidur, makan, dan buang hajat di ketinggian 4000 mdpl adalah sensasi yang luar biasa. Suhu dia lingkungan tempat tinggalku berkisar 5-15 derajat celcius, bahkan dibeberapa kesempatan aku berhasil menikmati yang namanya es jatuh dari langit (salju). Selain suka juga tentunya terdapat ketidak enakan, tinggal dilingkungan dingin bagi saya yang besar dan samap...

Cek Poin 28

Jika teman-teman berkunjung ke PT Freeport Indonesia di Tembagapura maka anda akan melihat pemandangan unik yang terdapat pada helm (APD) para pekerjanya. Saat itu saya tak sengaja memperhatikan helm para pekerja saat kami makan di Mess hall Melati (kantin raksasa untuk ribuan golongan pekerja kasta kedua di perusahan itu) yang bertulikan CP28. CP28 yang merupakan singkatan dari Check Point 28, adalah nama lokasi di sekitar bandara Moses Kilangin Timika, Papua. Yang penamaannya didasarkan dari jarak kilometer ke 28 dari titik 0 km yang di mulai dari area pelabuhan Amamapare di sebelah selatan. Check Point 28 dijadikan sebagai simbol gerakan massa para pekerja kasta kedua. Ceritanya bermula sekitar setahun yang lalu, saat itu para pekerja mencapai puncak ketidak puasannya terhadap adanya ketimpangan upah yang diberikan. Beberapa orang mempelopori aksi mogok kerja yang akhirnya diluar dugaan berlangsung selama empat bulan dengan tuntutan agar managemen PTFI memperhatikan kesejahteraan ...

Wright Bersaudara

--> Teknologi bagaimanapun bentuknya telah menjadi hal yang menghipnotis manusia kampung untuk semua gendre dan usianya. Usiaku tujuh tahun waktu itu ketika aku memipin semacam bocah maniak pesawat terbang. Anak-anak amis yang ingusan berkumpul dibawah komandoku sebagai penikmat teknologi burung besi penjajah langit. Kami akan berlari setiap ada pesawat yang melintas di langit kampung, seakan telah menghafal batas teritorial kawasan area terbang kampung kami, mereka akan berhenti mengejar saat pesawat-pesawat itu telah keluar dari wilayah langit kekuasaan perkumpulan maniak pesawat. Mengejar alat yang melaju diatas kecepatan suara adalah fanatisme bagi kami, berteriak tak karuang seperti kerumunan bayi ayam yang melihat butiran gaba. Selalu seperti itu hingga kami tersadar oleh usia. Fenomena kampungan seperti ceritaku dulu telah jarang dijumpai di kampung-kampung, mungkin akibat tidak eksotisnya lagi bentuk-bentuk pesawat. Mungkin pula karena telah banyak miniature pesawat yang d...

Yuk Mandi Pagi!

Duluh Mace -ku paling sering memarahiku kalau tidak mandi di pagi hari, beberapa kali aku diculik dari tempat bermain dan dibawah lari ke sumur timbah punya tetangga untuk dimandikan oleh Mace . Ingatan ini masi segar untuk mengenang masa-masa itu, bahkan dibeberapa kesempatan Mace masi sering memperlakukan ku demikian tapi sekarang adegannya sudah berbeda, besar ma toh! Otakku masi belum moderen untuk mencerna maksud dari perlakuan Mace -ku yang seperti itu, dulu waktu aku masi unyu-unyu. Aku bahkan sering menangis sebagai tamen agar bisa selamat dari penculikan itu. "ah..ga mau..ga mau.. aku ga mau mandi.. masi dinging kodong" keluh unyu-unyu disertai tangisan waktu itu tetapi pendirian Mace -ku tak tergoyahkan, aku direnggut dari tempatku, kepala di bawah dan kaki ku entah dimana. Mace ku kejam tapi penyayang, ya begitualah, aku tidak mau laporin beliau ke komisi perlindungan anak nanti saya berubah jadi batu. Pagi tadi nasib menghampiriku, sang pencerah datang di sia...

Merpati Galau

Terbuai di awan-awan, perasaanku seperti ABG 17 tahun yang kasmaran. Angin-anginan tak berarah, ibarat Merpati, aku adalah merpati pusing karena badai matahari baru saja tiba dan mengganggu medan magnet bumi sebagai penuntun arahku. Tak tahu rantin mana yang paling menarik dihinggapi. Memulai memang seperti memindahkan Lompo Battang, perasaan tak karuan, lalu kucoba mengabaikan rasa tetapi akal-pun uring-uringan. Inilah yang ditakutkan, semuanya telah ada tetapi mereka nampak tak memikat. Kucoba menggoda namun ia masi angkuh. Aku menjauh, ia tersipu dan berkata "siapa yang butuh, cowo? Skripsi adalah milikku sebagai umat dipenghujung masa studi, aku tahu itu. Memulai sungguh menyita pikiran dan persaan. Aku nungging kiri kanan tetapi tetap mandek, kucampuri kopi dengan gula yang lebih dari biasanya. Kunyalakan komputer dengan tangan kanan. Semua hal yang diisyaratkan baik telah kutunaikan tetapi belum juga aku bisa memulai merangkai kata untuk mengwujudkan skripsiku, ommaleeee...!...

Ditulis dengan Penuh Kehormatan

Tak kuasa kubendung dingin jika Tuhan berkehendak mendatangkannya. Turun dari lereng-lereng gunung, menyentuh batu dan menciumi lumut, tak kuasa aku membendungnya. Pohon pinus di puncak bergoyang menandakan dingin mulai hengkang dari peraduannya di atas sana. Hukum-hukum Fisika sebagai landasan ilmiah baginya untuk berbuat dan berwujudlah dingin pada kulitku yang sawomatang. Dingin yang pada beberapa definisi diasumsikan sebagai sunyi, tak banyak alasan yang bisa menjelaskannya tetapi bahasa kehangatan yang selalu identik dengan kebersamaan dan keriangan adalah penjelasan yang mungkin bisa membuatmu mengerti kawan. Dua hari setelah lebaran, nampak sunyi di sekeliling. Inilah momen paling idealis yang biasa terjadi di kampung diwaktu malam -sunyi. Kubuka buku, kubaca beberapa paragraf tetap sunyi. Kuulangi dengan buku yang lain, tetap sunyi. Kupandangi gelap malam di jendala, sunyi semakin menjadi. Kuraih HP, kukirimi beberapa orang sohib pesan singkat "boRinG mlm iNi, SMS-an yukzz...