Skip to main content

Yang Aku Pahamai

Selalu tak bisa aku pahami tentang penciptaan cinta dan nafsu. Satu sisi aku yakini bahwa yang aku miliki adalah sebuah cinta sejati untuknya. Cinta yang menggilah dan menggeliat setiap saat. Menerkah apa yang tak bisah diterkah sebelumnya, merajai setiap sudut imajinasiku dan membuatku tertawa tampa alasan. Yang benar cinta telah membawaku ke setiap ruang-ruang ke fantasian hidup yang baru. Membuat kedewasaan dan menawarkan kekanakkanakan, merayu setiap waktu yang kumiliki.
Dan masih tetap aku tak memahami, hari ini mentari bersinar indah mencairkan dan menghangatkan hati. Datang dari kesempatan yang lain dan hari ini ia masih tetaplah sebuah hasil penciptaan yang membuatku mabuk kepayang. Satu sisi anti klimaks menawarkan tangisan yang selalu aku takuti. Namun aku tetaplah sang pecandu cinta yang akut untuk mimpiku yang menawarkan masa depan kebahagiaan.
Dan penciptaan cinta mengajak ketuban nafsu yang berkamuflase di dasar luapan cinta. Tak jelas tapi aku meyakini keberdaannya karena ia sering datang bersama geliak cinta. Satu hal yang mesti kita pahami tentang hakikat cinta dan nafsu yang selalu berbaur adalah perwujudannya dalam hati. Cinta tak pernah menawarkan resiko, cinta selalu membisikkan rasa menghargai, melindungi, merawat, dan mengikhlaskan. Bukan menguasai, menikmati, mengabaikan, dan mematikan.

Comments

Popular posts from this blog

Celengok

Stabail: Tidak timpang, kokoh tak goyang. Bertahan dan mampu mempertahankan dirinya. Hidup ini warna warni jelas bukan kajian dikotomi. Pandangan kita selayaknya menerima arti dari pluralisme. Maksudku disini bukan persamaan nilai luhur tetapi cukup pada keaneka ragaman yang dapat diterima. Labil: celengok celengik kayak ayam gundul tak punya fokus. Terbang sesuka naluri hewaniyanya lalu hinggap diam, menangis, tertawa kemudian sesekali menggoda - ciri Kuntilanak.

Tarwi Pertama

Malam pertama Ramadhan, masjid muntah kelebihan orang bertobat. Imam mangap-mangap melafadzkan Al Fateha karena ulah kipas angin yang tiba-tiba mandek. Gambaran puluhan tahun tindak tanduk orang-orang di kampungku, on fire diawal bulan, on the way di akhir sabit. Malam itu aku berada di baris belakang di barisan manusia-manusia yang baru belajar ditingkat meneguk air minum alias children Warriors . Bukan kesengajaan aku berada pada keadaan seperti ini. Lima menit sebelumnya saat muadzin mengumandangkan panggilan kemenangan aku masih tak mau menyadarkan diri menyentuh air wuduh. Aku masih berkelahi dengan iblis-iblis yang baru saja dijatuhi hukuman satu bulan dibui tampa masa percobaan sesaat setelah hilal terindera oleh abdi Pemerintah. Sudah menjadi kebiasaan buruk bagiku, mengambil injuri time , saat ikhomat berkumandang, dengan akselerasi kecepatan berlari melintasi tiga rumah dari mesjid. Aku tiba di mesjid sesaat setelah ma’mum serentak mengucapkan “amin….!!!”- Masbuk,...

Obat Insomnia

Hari ini aku insomnia, berenang di laut adalah pilihan terbaik untuk mengobati ini semua. Banyak kerunyeman yang menggantung bebas dalam pikiran. Laut hari ini nampak jernih tak ada dosa. Aku mulai jenuh dengan keadaan yang mewarnai hari-hariku di kampus. Mungkin satu jam bersenyawa dengan mineral di lautan akan membuat tubuh menjadi sedikit santai.