Skip to main content

Eugenic

Banyak kata yang mampuh mewaikili perasaan manusia namun tak satu-pun dari kata itu yang mampuh membuatku mengerti. Eugenic, deras menghantam otak, dirancang secara alamiah dari cara pandang manusia yang bertindak sebagai satu-satunya mahluk yang memiliki anugerah nafsu.
Kata demi kata yang menjadi topeng dari kepalsuan. Manusia tetaplah sasaran empuk ledakan gunung berapi dari nafsu. Ada yang ter-kapar lemah, ada juga yang berdiri berapi-api menyerukan keadilan. Tak sedikit diantaranya bahkan terang-terangan menjadi raja rampok yang penuh kebijaksanaan.
mengherangkan memang apa yang diperbuat anak cucu Adam itu. Tak dapat dipungkiri, catatan kejahatan pertama umat manusia adalah pengingkaran terhadap janji. Sehingga kita di deportasi dari surga.
Mencari suaka di bumi sebagai konsekwensi dari catatan kejahatan perdana yang manusia lakukan. Tak ubahnya masa percobaan yang diberikan pengadilan terhadap penjahat kelas kakap. Kekeliruan sedikit dapat menjadi alasan bagi sang pengadil melempar hina kita ke dalam bui.
Aku masih berdiam memandang kosong di tengah ribuan pasang kepala yang bermandikan keringat. Alasan tak pasti menjadikannya sebagai agen of change. Agen of change yang diartikan satu arah, meruncing ke dalam aksi anarkis yang merugikan umat. Sekali lagi aku tak mengerti tentang semua kata yang mewakili perasaan manusia. Karena hemat-ku menggambarkan bahwa semuanya adalah ke-salah kapraan.
Manusia adalah korban dari pendapat bodoh yang tak bertanggung jawab.

Makassar 26 Januari 2010

Comments

Popular posts from this blog

Tarwi Pertama

Malam pertama Ramadhan, masjid muntah kelebihan orang bertobat. Imam mangap-mangap melafadzkan Al Fateha karena ulah kipas angin yang tiba-tiba mandek. Gambaran puluhan tahun tindak tanduk orang-orang di kampungku, on fire diawal bulan, on the way di akhir sabit. Malam itu aku berada di baris belakang di barisan manusia-manusia yang baru belajar ditingkat meneguk air minum alias children Warriors . Bukan kesengajaan aku berada pada keadaan seperti ini. Lima menit sebelumnya saat muadzin mengumandangkan panggilan kemenangan aku masih tak mau menyadarkan diri menyentuh air wuduh. Aku masih berkelahi dengan iblis-iblis yang baru saja dijatuhi hukuman satu bulan dibui tampa masa percobaan sesaat setelah hilal terindera oleh abdi Pemerintah. Sudah menjadi kebiasaan buruk bagiku, mengambil injuri time , saat ikhomat berkumandang, dengan akselerasi kecepatan berlari melintasi tiga rumah dari mesjid. Aku tiba di mesjid sesaat setelah ma’mum serentak mengucapkan “amin….!!!”- Masbuk,...

Celengok

Stabail: Tidak timpang, kokoh tak goyang. Bertahan dan mampu mempertahankan dirinya. Hidup ini warna warni jelas bukan kajian dikotomi. Pandangan kita selayaknya menerima arti dari pluralisme. Maksudku disini bukan persamaan nilai luhur tetapi cukup pada keaneka ragaman yang dapat diterima. Labil: celengok celengik kayak ayam gundul tak punya fokus. Terbang sesuka naluri hewaniyanya lalu hinggap diam, menangis, tertawa kemudian sesekali menggoda - ciri Kuntilanak.

Obat Insomnia

Hari ini aku insomnia, berenang di laut adalah pilihan terbaik untuk mengobati ini semua. Banyak kerunyeman yang menggantung bebas dalam pikiran. Laut hari ini nampak jernih tak ada dosa. Aku mulai jenuh dengan keadaan yang mewarnai hari-hariku di kampus. Mungkin satu jam bersenyawa dengan mineral di lautan akan membuat tubuh menjadi sedikit santai.