Skip to main content

Membunuh Waktu

Sudah hampir dua jam menunggu di PMI pusat Makassar, menunggu perintah dari rumah sakit. Tante dalam proses operasi pengangkatan tumor di kandungannya.
Membuat suasana hidup dalam proses menunggu adalah bagian dari olah latih kesabaran. Mungkin seperti inilah hidup, terkadang waktu harus dibunuh untuk kepentingan orang lain. Seperti kata para cendikia, hidup bukan sekedar hidup, hidup yang berarti yang bisa berguna bagi sesama.
Tv layar datar sebagai papan informasi digital terpampang di atas sebuah jendela kecil tempat dara dari lab di keluarkan. Saya duduk di kursi tunggu berjejer dua baris tepat di depannya. Musik akustik latar belakang animasi di layar informasi sedikit menghidupkan suasana. Pilihan seni yang pas sungguh sangat berperan dalam proses menunggu. Pengunjung mulai berdatangan, ada yg bernasib seperti ku, ada pula yang dalam tahap menunggu dara. Raut yang beraroma pengorbanan dan harapan. Hidup seseorang mungkin bisa saja bergantung dari rangkaian proses menunggu ini.
Mari berdonor, mari membantu!

Popular posts from this blog

Tarwi Pertama

Malam pertama Ramadhan, masjid muntah kelebihan orang bertobat. Imam mangap-mangap melafadzkan Al Fateha karena ulah kipas angin yang tiba-tiba mandek. Gambaran puluhan tahun tindak tanduk orang-orang di kampungku, on fire diawal bulan, on the way di akhir sabit. Malam itu aku berada di baris belakang di barisan manusia-manusia yang baru belajar ditingkat meneguk air minum alias children Warriors . Bukan kesengajaan aku berada pada keadaan seperti ini. Lima menit sebelumnya saat muadzin mengumandangkan panggilan kemenangan aku masih tak mau menyadarkan diri menyentuh air wuduh. Aku masih berkelahi dengan iblis-iblis yang baru saja dijatuhi hukuman satu bulan dibui tampa masa percobaan sesaat setelah hilal terindera oleh abdi Pemerintah. Sudah menjadi kebiasaan buruk bagiku, mengambil injuri time , saat ikhomat berkumandang, dengan akselerasi kecepatan berlari melintasi tiga rumah dari mesjid. Aku tiba di mesjid sesaat setelah ma’mum serentak mengucapkan “amin….!!!”- Masbuk,...

Celengok

Stabail: Tidak timpang, kokoh tak goyang. Bertahan dan mampu mempertahankan dirinya. Hidup ini warna warni jelas bukan kajian dikotomi. Pandangan kita selayaknya menerima arti dari pluralisme. Maksudku disini bukan persamaan nilai luhur tetapi cukup pada keaneka ragaman yang dapat diterima. Labil: celengok celengik kayak ayam gundul tak punya fokus. Terbang sesuka naluri hewaniyanya lalu hinggap diam, menangis, tertawa kemudian sesekali menggoda - ciri Kuntilanak.

Obat Insomnia

Hari ini aku insomnia, berenang di laut adalah pilihan terbaik untuk mengobati ini semua. Banyak kerunyeman yang menggantung bebas dalam pikiran. Laut hari ini nampak jernih tak ada dosa. Aku mulai jenuh dengan keadaan yang mewarnai hari-hariku di kampus. Mungkin satu jam bersenyawa dengan mineral di lautan akan membuat tubuh menjadi sedikit santai.