Bunga, kau adalah bunga yang tak pernah layu. Sengaja diciptakan Tuhan untuk tumbuh mekar mewangi setidaknya di hatiku. Sosokmu sekian waktu telah membuat malam-malamku terpapar cahaya. Sungguh itu adalah dirimu.
Stabail: Tidak timpang, kokoh tak goyang. Bertahan dan mampu mempertahankan dirinya. Hidup ini warna warni jelas bukan kajian dikotomi. Pandangan kita selayaknya menerima arti dari pluralisme. Maksudku disini bukan persamaan nilai luhur tetapi cukup pada keaneka ragaman yang dapat diterima. Labil: celengok celengik kayak ayam gundul tak punya fokus. Terbang sesuka naluri hewaniyanya lalu hinggap diam, menangis, tertawa kemudian sesekali menggoda - ciri Kuntilanak.
Comments
Post a Comment