Skip to main content

Menaruh Sedikit Simpati

Bukan Gambar Asli
Petugas Kebersihana Kampus
di Universitas Hasanuddin
Tak banyak yang tahu hal ini, atau mungkin banyak yang tahu tapi sedikit yang ingin tahu. Sejak pagi buta, sebelum para agen-agen perubahan yang MAHA itu datang mereka telah bergelut dengan comberan yang memuakkan. Pakaian dinas hitam dengan semua sisinya diwakili warna orange. Tak perlu ada rasa malu, baginya hidup untuk besok adalah belati yang telah menewaskan mahluk Tuhan yang bernama malu.
Jika siang tiba mereka kembali harus melukis di emperan koridor kampus, di sudut lantai paling menjijikkan dan di di pinggiran Water Closed penuh tinja yang mengapung. banyak yang tahu tapi sedikit yang ingin tahu.
Yang tak sopan, yang tak diajarkan tata krama tetap bersantai ria di atas lantai yang telah mereka sapu dengan susah payah. Tak ada kata maaf walau sekedar simpati dan rasa bersalah. Bahkan terkadang sedikit memandang hina.
Aku belum mengerti bagaimana para pasukan abdi kebersihan kampus itu menata hatinya. Melihat teman sebaya dengan posisi dan tata hidup yang jauh berbeda. Jika aku berada pada posisi demikian maka aku sungguh benar tak mampu. Aku tak mampu, sungguh.

Semestinya kita yang agen perubahan mesti malu, semestinya juga kita mampu mengubah ini. Di pundak dan di lorong pemikiran kita yang brilian lah mereka menaruh harapan untuk dapat mengubah keadaannya. Mereka adalah korban nyata dari keram-nya inovasi manajemen pemimpin, dan tak becus-nya abdi negara. Kemiskinan telah menjajah mereka dan secara sederhana menjadikan mereka pekerja paksa yang bernama Cleaning Service.


Comments

Popular posts from this blog

Tarwi Pertama

Malam pertama Ramadhan, masjid muntah kelebihan orang bertobat. Imam mangap-mangap melafadzkan Al Fateha karena ulah kipas angin yang tiba-tiba mandek. Gambaran puluhan tahun tindak tanduk orang-orang di kampungku, on fire diawal bulan, on the way di akhir sabit. Malam itu aku berada di baris belakang di barisan manusia-manusia yang baru belajar ditingkat meneguk air minum alias children Warriors . Bukan kesengajaan aku berada pada keadaan seperti ini. Lima menit sebelumnya saat muadzin mengumandangkan panggilan kemenangan aku masih tak mau menyadarkan diri menyentuh air wuduh. Aku masih berkelahi dengan iblis-iblis yang baru saja dijatuhi hukuman satu bulan dibui tampa masa percobaan sesaat setelah hilal terindera oleh abdi Pemerintah. Sudah menjadi kebiasaan buruk bagiku, mengambil injuri time , saat ikhomat berkumandang, dengan akselerasi kecepatan berlari melintasi tiga rumah dari mesjid. Aku tiba di mesjid sesaat setelah ma’mum serentak mengucapkan “amin….!!!”- Masbuk,...

Celengok

Stabail: Tidak timpang, kokoh tak goyang. Bertahan dan mampu mempertahankan dirinya. Hidup ini warna warni jelas bukan kajian dikotomi. Pandangan kita selayaknya menerima arti dari pluralisme. Maksudku disini bukan persamaan nilai luhur tetapi cukup pada keaneka ragaman yang dapat diterima. Labil: celengok celengik kayak ayam gundul tak punya fokus. Terbang sesuka naluri hewaniyanya lalu hinggap diam, menangis, tertawa kemudian sesekali menggoda - ciri Kuntilanak.

Obat Insomnia

Hari ini aku insomnia, berenang di laut adalah pilihan terbaik untuk mengobati ini semua. Banyak kerunyeman yang menggantung bebas dalam pikiran. Laut hari ini nampak jernih tak ada dosa. Aku mulai jenuh dengan keadaan yang mewarnai hari-hariku di kampus. Mungkin satu jam bersenyawa dengan mineral di lautan akan membuat tubuh menjadi sedikit santai.