Skip to main content

Kau Adalah Pelangi

Kebingungan melandaku, hubungan kita tak lazim, asing untuk perasaan. Aku mencintaimu dan kau membutuhkanku. Aku membutuhkanmu tapi kau belum bisa mencintaiku. Aku tak pernah merasa legah disaat ku pustuskan menjauh. Engkau adalah warna tersendiri dari hatiku, bagian dari pelangi yang memberi keindahan dalam gerimis tangis pedih patah hatiku di masa lalu.
Maafkan aku jika engkau tak bisa menerima, ku maafkan pulah dirimu karena kau tak bisa menjadi seperti yang kuinginkan. Aku tak bisa melupakanmu apalagi membuat jarak, namun kita harus lakukan itu. Pedih terasa dan aku masi bingung.
Kutafsirkan dirimu dan kucubo untuk tak mencintaimu tapi aku terlanjur. Tak mudah bagiku meletakkan dan meninggalkanmu pergi, dan aku masih saja tetap bingung. Aku terkadang menyesal mengungkapkan rasaku, jujur tentang dirimu bagiku. Aku begitu kagum padamu, pada setiap segmen kesetianmu. Meski aku tak tahu mengapa demikian. Kuingin Tuhan mengirimkan bagiku pendamping selayaknya dirimu.
Dan jika dikaji lebih dalam aku masih tetap bingung. Aku yakin Tuhan punya maksud dengan semua ketidak puasan kita.
Aku menjauh bukan ku benci, tapi karena ku kagum pada setiap segmen kesetian yang Tuhan anugrahkan padamu.

for Mbak Yang Manis...

Comments

Popular posts from this blog

Tarwi Pertama

Malam pertama Ramadhan, masjid muntah kelebihan orang bertobat. Imam mangap-mangap melafadzkan Al Fateha karena ulah kipas angin yang tiba-tiba mandek. Gambaran puluhan tahun tindak tanduk orang-orang di kampungku, on fire diawal bulan, on the way di akhir sabit. Malam itu aku berada di baris belakang di barisan manusia-manusia yang baru belajar ditingkat meneguk air minum alias children Warriors . Bukan kesengajaan aku berada pada keadaan seperti ini. Lima menit sebelumnya saat muadzin mengumandangkan panggilan kemenangan aku masih tak mau menyadarkan diri menyentuh air wuduh. Aku masih berkelahi dengan iblis-iblis yang baru saja dijatuhi hukuman satu bulan dibui tampa masa percobaan sesaat setelah hilal terindera oleh abdi Pemerintah. Sudah menjadi kebiasaan buruk bagiku, mengambil injuri time , saat ikhomat berkumandang, dengan akselerasi kecepatan berlari melintasi tiga rumah dari mesjid. Aku tiba di mesjid sesaat setelah ma’mum serentak mengucapkan “amin….!!!”- Masbuk,...

Celengok

Stabail: Tidak timpang, kokoh tak goyang. Bertahan dan mampu mempertahankan dirinya. Hidup ini warna warni jelas bukan kajian dikotomi. Pandangan kita selayaknya menerima arti dari pluralisme. Maksudku disini bukan persamaan nilai luhur tetapi cukup pada keaneka ragaman yang dapat diterima. Labil: celengok celengik kayak ayam gundul tak punya fokus. Terbang sesuka naluri hewaniyanya lalu hinggap diam, menangis, tertawa kemudian sesekali menggoda - ciri Kuntilanak.

Obat Insomnia

Hari ini aku insomnia, berenang di laut adalah pilihan terbaik untuk mengobati ini semua. Banyak kerunyeman yang menggantung bebas dalam pikiran. Laut hari ini nampak jernih tak ada dosa. Aku mulai jenuh dengan keadaan yang mewarnai hari-hariku di kampus. Mungkin satu jam bersenyawa dengan mineral di lautan akan membuat tubuh menjadi sedikit santai.